Semua makna yang
sebenarnya hanya di pahami oleh sendiri seperti sakit hati yang sebenarnya
hanya diobati oleh permaafan dari diri sendiri, tapi ini lah aku. Tulisan ini
menandakan bahwa aku punya rasa yang mungkin tidak pernah tersiarkan kepada
siapapun, walaupun dengan adanya tulisan ini mungkin salah satu dari beberapa
orang pernah meraba bahwa yang ku sebut sebagai objek adalah dia. Lalu biarkan
saja dia, kamu ataupun kalian menebak, toh yang tau hanya aku. HAHAHA.
Kalimat yang tersampaikan disini menjadi salah satu caraku untuk mengungkapkan beribu rasa yang tidak
pernah bisa bersuara. Aku, ini lah aku dengan segala pikiran singkatku. Aku
yang bahkan terlalu acuh terhadap rasaku sendiri. Maka sesungguhnya dengan
tulisan aku dapat menjadi apapun yang aku mau, berbohong dengan tulisan pun aku
bisa (jika aku mau). Namun disini aku hanya ingin ini menjadi salah satu
pengingatku, tentunya waktu akan berjalan maka itu aku akan mencoba
mengabadikan rasa ku sendiri disini. Menjadi diriku sendiri, tanpa menjelma
untuk menjadi siapapun, aku senang merangkai berjuta-juta keluh kesahku
sendiri, dengan begini kalo suatu saat nanti aku merindu akan ceritaku sendiri,
maka aku bisa membaca celotehan cerita ini. Mencoba menebak-nebak rasa yang
pernah ku rasa, ataupun mencoba mengingat apapun rasa kecewa dan lara yang
tertuang di dalam setiap tulisan kalimatnya.
