Bukankah waktu sangat jahat padamu?
Ia selalu menempatkan mu di ujung yang salah, kala semua itu ku kira tepat namun
waktu tidak bersedia memanggil mu disini. Aku bergelut dengan bayangku sendiri,
adakah kamu di balik titik ilusi ku? entah kenapa aku sedikit menyayangkan hal
ini bahwa sesungguhnya ada sedikit harapan di pelupuk mata ku. Akankah kamu?
Tapi sekali lagi waktu tidak pernah menempatkatkan posisimu dengan baik
dihadapanku.
Aku tidak paham mengenai bagaimana
mengartikan hatiku ini, terkadang takdir membawa kesakitan ke arah yang lebih
jauh. Mencoba mayakinkan bahwa semua ini sudah selesai, namun tidak, kamu belum
memenangkan semuanya. Kenangan masih ditempat yang sama layaknya matahari yang
akan kembali lagi tenggelam diufuk barat sana. Semua masih tertata rapi, maaf
tapi km belum bisa menyelipkan sepucuk goresan kenangan disana. Sekali lagi
bahwa aku tidak akan memaksa waktu untuk menempatkan mu karna sekeras apapun
aku mencoba aku tidak bisa membodohi diriku sendiri, biarkan ia berkehendak
lain sampai aku menemukan dan kau pula sama-sama menemukan waktumu.
Sekarang detik ini aku berharap kamu sedang membaca ulasan-ulasan cerita ini, aku berharap kamu mengerti bahwa
menyerahlah untuk saat ini, jgn tunggu aku lagi. jikala nanti dilain waktu kamu
masih berharap atas aku maka kembali lah lagi minta lah waktu untuk menjelaskan
padaku bagaimana seharusnya tempat posisimu berada.
0 Comments