Sepertinya tulisan tentang 'Aku' versi setiap tahunnya harus diupdate, terakhir kemarin aku menulis tentang '20 of ME' yang tidak terasa tulisan itu hampir 2 tahun lalu. Aku pernasaran dengan 'aku' di tahun depan, 2 tahun lagi, 3 tahun lagi atau pun 10 tahun lagi, bagaimana dengan sudut pandang aku tentang hidup, tentang diriku sendiri, dan semua tentang perjalanan yang melibatkan raga maupun jiwa.
Aku jadi tau sekarang mengenai harapan dan mimpi, hal itu hanya beberapa persen dari peluang untuk jadi kenyataan. Entah dari kapan, sepertinya aku sudah lupa untuk punya mimpi. Mimpi itu pernah diingat, lalu dibayangkan oleh ku tapi semakin hari dunia semakin menyempitkan harapan untuk terwujud. Bangun! yang penting kamu sudah bertahan saat ini saja sudah bersyukur, itu lah yang kini aku bilang kepada diriku sendiri.
Aku mulai menghindari percakapan dengan orang, mencari waktu untuk mencoba membaca pikiran ku sendiri, namun sebenarnya itu bukan menghindar tapi aku hanya menutup siapa saja yang akan atau pun berpotensi menyakiti ku. Aku pun tau, aku pasti pernah dan masih berlaku jahat dengan orang, aku pun melukai, menyakiti. Aku berbuat kesalahan, sama seperti bagaimana orang lain yang pernah melukai maupun menyakiti ku tapi aku hanya ingin sedikit ketenangan, riuh di kepalaku saja sudah cukup membuat aku muak, aku tidak ingin menambah beban hatiku lagi untuk menjaga hati banyak orang.
Sepertinya sudah banyak hal yang dilewatkan, tapi semuanya tak kunjung 'Selesai'. Selalu begini, omongan itu pula yang pernah aku lontarkan kepada 'Aku' yang sebelumnya. Aku selalu menjadi toxic untuk diriku sendiri, memupus harapan dengan alasan tidak ingin kecewa nantinya, tapi pada akhirnya sama saja, aku tetap kecewa dengan apapun itu.
Berjalan, berliku-liku, berkilo-kilo meter namun tetap saja tidak ada ujungnya. Berusaha sebaik mungkin hingga rasanya lelah dan ingin menyerah tapi hasilnya tetap saja kan? kadang kita tidak punya pilihan lain selain bertahan. Menanamkan sikap teguh di diriku sendiri, hingga hari ini aku hancur kembali. Atas semua mimpi yang semakin jauh, untuk semua keringat dan lelah yang sepertinya tidak membuahkan apapun. Aku capek.

0 Comments